
Clare menegaskan bahwa apabila dana yang dikumpulkan melebihi target, kelebihan tersebut akan digunakan untuk membiayai kampanye nasional anti-perundungan, serta langkah hukum terhadap institusi yang dinilainya lalai dalam melindungi Atreyu.
“Saya seorang figur publik dengan platform nasional, dan saya akan gunakan semua yang saya miliki agar kejadian seperti ini tak terulang, bukan hanya pada anak saya, tapi pada anak-anak lain yang juga dikhianati oleh sistem,” tegas Clare.
Ia menyebut bahwa dirinya telah berulang kali meminta intervensi dari Departemen Pendidikan dan Layanan Anak Australia, namun tidak mendapatkan tanggapan atau perlindungan yang cukup.
Penghormatan untuk Sang Putra
Dalam pengumuman publiknya pada Sabtu lalu, Clare mengenang Atreyu sebagai anak yang penuh cinta, kreatif, dan bersinar terang.
“Dengan hati yang hancur, kami sampaikan kepergian putra saya tercinta, Atreyu McCann. Ia adalah cahaya paling terang – penuh kebaikan, kreatif, dan sangat dicintai. Saat ini kami sedang berduka atas kehilangan yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Mohon beri kami waktu dan ruang untuk memproses duka ini. Terima kasih atas semua cinta dan dukungan untuk Atreyu. Kami akan membagikan lebih banyak saat kami sudah siap. Untuk sekarang, mohon simpan Atreyu dalam hati kalian,” tutup Clare.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang berjuang dengan kesehatan mental atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.
Di Indonesia, layanan konseling bisa diakses melalui Halo Kemenkes (1500567) atau komunitas kesehatan mental terpercaya. Anda tidak sendiri.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















