SMK Negeri 1 Kemang Sosialisasikan Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025/2026

SMK Negeri 1 Kemang Sosialisasikan Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025/2026

BOGORTODAY.COM – Menjelang tahun ajaran baru 2025–2026, SMK Negeri 1 Kemang, Kabupaten Bogor, menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMK dan SMA, Selasa (28/5/2025).

Acara ini bertujuan untuk menyampaikan informasi secara terbuka dan akuntabel kepada masyarakat, sekaligus menghindari praktik diskriminatif dalam proses penerimaan peserta didik.

Acara sosialisasi yang digelar di aula sekolah tersebut dihadiri oleh Pengawas SMK dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah 1 Kabupaten Bogor, para guru SMKN 1 Kemang, operator-operator SMP se-Kecamatan Kemang, kepala desa, serta perwakilan warga dari lingkungan sekitar sekolah.

Kepala SMKN 1 Kemang, Ujang Tohari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterbukaan dalam proses seleksi siswa baru. Menurutnya, prinsip transparansi menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan SPMB tahun ini.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

“Kami melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat, terutama tokoh-tokoh di tingkat kecamatan dan desa. Tidak ada perbedaan signifikan antara PPDB dan SPMB sebelumnya. Intinya, proses ini harus terbuka dan adil bagi semua calon peserta didik,” ujar Ujang.

Pelaksanaan SPMB tahun ini dibagi dalam dua tahap:

  • Tahap 1: 10–16 Juni 2025
  • Tahap 2: 24 Juni–1 Juli 2025

SMKN 1 Kemang menetapkan kuota sebanyak 10 rombongan belajar (rombel), dengan masing-masing rombel menampung 36 siswa, sehingga total daya tampung mencapai 360 siswa.

Sementara itu, Hartana, selaku Pengawas SMK KCD Wilayah 1 Kabupaten Bogor, menyampaikan harapan agar SPMB tahun ini dapat benar-benar menjadi wadah seleksi yang adil dan kompetitif.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Turun Tajam, Kini di Level Rp 2,77 Juta per Gram

“SPMB ini harus akuntabel, transparan, dan tanpa diskriminasi. Kami berharap semua calon siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi masuk ke SMKN 1 Kemang, sesuai dengan potensi dan prestasi mereka,” ujar Hartana.

Melalui sosialisasi ini, pihak sekolah dan dinas pendidikan berharap masyarakat dapat lebih memahami prosedur dan alur pendaftaran, serta turut mengawal proses seleksi agar berjalan dengan jujur dan adil.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================