
BOGORTODAY.COM – Di tengah geliat pasar hewan kurban menjelang Iduladha 1446 Hijriah, kandang sapi milik Syahrul di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tampak lebih ramai dari biasanya. Suara sapi bersahut-sahutan, bercampur dengan tawar-menawar calon pembeli yang datang dari berbagai penjuru.
Sudah 200 ekor sapi Bima terjual dari peternakan milik pria berusia 35 tahun itu. Bukan angka kecil, terlebih mengingat hari raya Iduladha masih menghitung hari.
“Alhamdulillah, mendekati hari H ini semakin ramai,” ujar Syahrul, di tengah aktivitasnya mengatur pengiriman sapi pesanan pelanggan.
Sapi Bima, menurutnya, punya keunggulan tersendiri. Bukan hanya karena ukuran tubuhnya yang padat dan gagah, tapi juga karena kekuatan fisik dan ketahanannya yang dikenal luar biasa.
“Udah masuk 200, karena sapi Bima ini terkenal dengan kuat fisiknya,” jelasnya bangga.
Setiap harinya, Syahrul bisa menjual hingga 20 ekor. Pada hari-hari biasa mungkin hanya lima atau enam. Namun menjelang puncak musim kurban, angka itu melonjak dua hingga tiga kali lipat.
“Kalau lagi ramai bisa sampai 10–20 ekor sehari,” ungkapnya.
Di balik angka penjualan yang tinggi, Syahrul juga memastikan bahwa kualitas kesehatan sapi tetap menjadi prioritas. Semua hewan yang datang dari Bima, Nusa Tenggara Barat, sudah melalui proses vaksinasi sebelum sampai ke kandangnya di Cibinong.
“Sudah, sebelum datang ke sini dari Bima sudah divaksin,” tegasnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















