
Sehingga anak-anak bisa mengetahui berbagai manfaat digitalisasi untuk nilai-nilai positif.
“Kemudian ini bisa menjadi bekal mereka yang dekat dengan digital, tapi ramah dengan lingkungan dan bisa menjadi bekal bagi masa depan,” ucap Dedie Rachim.
Chief of Operations Jaring Esport Nusantara, Syarif mengatakan mobile bus ini merupakan inisiatif Divisi Edukasi Jaring Esport Nusantara, memberikan solusi program nyata sebuah gerakan pendidikan teknologi tinggi berbasis AI personal consulting atau AI PC dengan semangat inklusif dan nilai-nilai lokal.
“Feature dari mobile bus digital ini mencakup AI ready computer lab, urban farming smart framing berbasis yang intinya kita bisa melihat bagaimana melakukan penanaman menggunakan green teknologi digitalisasi dan modernisasi,” ucapnya.
Dalam waktu tiga bulan ke depan Bus Digilab ini akan melakukan kunjungan ke 100 sekolah di Pulau Jawa sebagai pionir. Tidak hanya mengajar, tapi juga menginspirasi transformasi budaya melalui era digitalisasi.
“Sehingga gerakan edukasi ini juga akan membawa pesan bahwa teknologi adalah hak semua anak Indonesia dan juga dapat membentuk generasi yang cerdas dan inovatif. Dengan begitu AI harus membentuk manusia. Tidak hanya cerdas, tapi bermoral dan beretika,” ujarnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















