
BOGORTODAY. COM – Momen peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 menjadi ajang apresiasi bagi para pejuang sosial di tingkat akar rumput. Salah satunya ditunjukkan oleh Camat Sukajaya yang memberikan penghargaan kepada para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Sukajaya atas dedikasi dan kontribusinya dalam pelaksanaan program sosial.
Penghargaan tersebut diberikan secara simbolis dalam upacara peringatan HJB, sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras para pendamping yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam mendampingi keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks.
Salah satu pendamping PKH, Sandika Paoji menyampaikan bahwa pelaksanaan program PKH di Kecamatan Sukajaya telah berjalan sejak tahun 2014 hingga 2025. Dalam kurun waktu tersebut, perjalanan tidaklah mudah.
“Program ini memerlukan kerja luar biasa. Salah satu tantangan utama adalah kondisi geografis yang sulit dijangkau dan tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah. Ini memengaruhi pola pikir penerima bantuan, sehingga pendekatan kami bukan hanya administratif, tapi juga edukatif,” ujarnya.
Pendekatan edukatif yang dimaksud dilakukan melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang bertujuan mengubah pola pikir dan perilaku penerima bantuan agar lebih mandiri dan produktif.
Selain itu, para pendamping juga aktif dalam kegiatan pemutakhiran data untuk memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan. Pada April 2025, para pendamping PKH Sukajaya berhasil menyelesaikan proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui metode ground checking.
“Alhamdulillah, Kecamatan Sukajaya menjadi yang tercepat dalam menyelesaikan ground check DTSEN se-Kabupaten Bogor,” tandasnya.
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















