
BOGORTODSY.COM – Kebijakan masuk sekolah lebih awal yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat respons positif dari berbagai kalangan, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Pemkab memberi sinyal siap merealisasikan aturan masuk sekolah pada pukul 06.30 WIB.
Konselor dari Angel’s Counseling and Consultation, Reni Sinta Dewi, menilai kebijakan tersebut membawa dampak baik bagi proses belajar siswa. Ia menyebut waktu pagi bisa dimanfaatkan untuk belajar dengan kondisi otak yang masih segar.
“Mungkin kan mereka nggak sempat belajar sebelum tidur. Jadi mereka bisa baca-baca ulang pada saat menjelang subuh,” ujar Reni, Kamis (5/6/2025).
Menurutnya, belajar di pagi hari lebih efektif karena otak lebih siap menerima informasi.
“Jadi ketika anak bangun lebih pagi, dia mau nggak mau secara kognitif pun lebih clear, lebih fresh. Apalagi kalau misalnya diawali dengan dzikir terus langsung membuka buku catatannya,” jelasnya.
Kendati demikian, Reni menilai implementasi kebijakan tersebut membutuhkan kesiapan semua pihak, termasuk orang tua. Ia menekankan pentingnya kerja sama dalam membangun rutinitas baru bagi siswa.
“Misalnya kalau ada keluarga yang terbiasa sarapan, artinya orang tua harus sudah mempersiapkan sarapan lebih awal atau menyiapkan bekal anak ke sekolah,” ungkap Reni.
Ia menambahkan bahwa masuk lebih awal juga bisa membentuk karakter disiplin serta memberikan dampak positif secara fisik maupun mental bagi siswa.
“Kan bangun lebih awal secara kebugarannya positif. Banyak oksigen yang terhirup, mereka jadi lebih segar untuk ke sekolah, lebih semangat,” tutupnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















