
Percepatan yang bisa dilakukan, menurut Jenal Mutaqin atas dasar perencanaan DED, timeline yang jelas, dan kajian. Semua itu pun diharapkan juga diketahui oleh Pemkot Bogor.
“Tadinya hari ini mau bangun jalan untuk akses motor. Minimal yang terisolir ini tidak lewat jalan underpass yang tadi kita lihat kondisi turapnya menghawatirkan. Lagi-lagi benturan dengan skema yang akan dilakukan oleh pihak KAI yang memang itu akan lakukan pekerjaan,” jelas Jenal Mutaqin.
Bahkan muncul opsi untuk melakukan pengerjaan di waktu yang sama. Sementara Balai Teknik Perkeretaapian melakukan pekerjaan di sisi satu, Pemkot Bogor mengerjakan di sisi lainnya.
“Jembatan sementara untuk motor kita siap, trase baru jangka panjangnya kita juga siap. Sekarang warga sehari-hari butuh akses dan tidak bisa ditunda. Mereka harus aktivitas, ke sekolah, ke pasar dan lain-lain,” tutupnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















