
“Garam meningkatkan risiko hipertensi, dan hipertensi yang tak terkendali bisa merusak ginjal,” jelas dr Pringgodigdo Nugroho dari PERNEFRI.
- Kurang Minum Air Putih
Dehidrasi kronis dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, peradangan, bahkan pembentukan batu ginjal. Ini membuka jalan menuju kerusakan ginjal jangka panjang.
- Kurang Gerak dan Duduk Terlalu Lama
Gaya hidup pasif berkontribusi terhadap obesitas dan diabetes, dua kondisi yang erat kaitannya dengan penurunan fungsi ginjal. Penelitian dari University of Leicester membuktikan duduk terlalu lama berisiko terhadap gangguan ginjal.
- Sering Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri
Obat nyeri seperti ibuprofen atau asam mefenamat memang efektif, tetapi bersifat toksik bagi ginjal bila digunakan sembarangan.
“Obat pereda nyeri harus di bawah pengawasan dokter. Konsumsi tanpa indikasi bisa sangat merusak ginjal,” tegas dr Elizabeth Yasmine Wardoyo, SpPD-KGH.
- Kebiasaan Ngopi Berlebihan
Kopi hitam murni relatif aman, namun tren kopi kekinian yang sarat gula dan susu kental manis bisa memicu gangguan metabolik seperti diabetes.
Konsumsi berlebih gula merupakan salah satu penyebab utama kerusakan ginjal secara tidak langsung.
Pelajaran dari Kasus Nyata
Kasus wanita muda asal Bandung ini menjadi peringatan serius bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap kesehatan ginjal.
Konsumsi suplemen tanpa pengawasan, pola makan tinggi garam dan gula, serta kebiasaan gaya hidup tidak sehat bisa membawa dampak fatal dalam jangka panjang.
Penting untuk rutin cek kesehatan, memperhatikan apa yang dikonsumsi, dan lebih bijak dalam memilih produk yang masuk ke tubuh.
Ginjal adalah organ vital, dan saat ia rusak, pengobatan seperti hemodialisis atau transplantasi ginjal adalah satu-satunya harapan.
Gagal ginjal bukan lagi penyakit orang tua. Gaya hidup modern yang tak terkendali membuat anak muda kini juga berisiko tinggi.
Jika Anda mengalami gejala seperti mudah lelah, mual, nyeri pinggang, atau pembengkakan di kaki, segeralah periksa ke dokter. Jangan tunggu hingga terlambat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














