
“Kampung Urug sebagai kampung adat harus kita lindungi, baik benda warisan leluhur maupun nilai-nilai budaya masyarakatnya,” ujarnya.
Bupati Rudy juga mengenakan batik bermotif khas Desa Urug sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
“Kita ingin budaya ini benar-benar terpelihara dan berkembang agar dunia luar melihat bahwa kita memiliki budaya besar di Kabupaten Bogor,” katanya.

Sementara itu, Camat Sukajaya Rahmawati Aries mengungkapkan bahwa bencana longsor besar tahun 2020 masih menyisakan trauma bagi warga. Namun, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati memberikan semangat baru.
“Kami bersyukur karena hari ini Bupati dan Wakil Bupati hadir langsung di tengah masyarakat Sukajaya,” ungkap Rahmawati.
Ia menambahkan bahwa sejak 2021, Pemkab Bogor telah membangun 2.809 unit huntap di Kecamatan Sukajaya. Tahun ini direncanakan penambahan 300 unit di Desa Cileuksa, setelah sebelumnya 20 unit rampung. Namun, masih terdapat 212 unit yang belum terbangun dan ditargetkan selesai hingga tahun 2026.
Selain penyerahan sertifikat, kunjungan ini juga diramaikan dengan berbagai Gebyar Pelayanan Masyarakat, antara lain. UMKM Kecamatan Sukajaya, Pelayanan kesehatan gratis, Bazar pangan murah, Pelayanan pajak, pelayanan adminduk dan berbagai layanan publik lainnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















