
Berikut empat metode memasak ikan yang direkomendasikan oleh ahli gizi:
- Dikukus
Mengukus adalah cara terbaik mempertahankan cita rasa alami ikan dan gizinya. Proses ini tidak melibatkan suhu ekstrem dan tidak memerlukan minyak, sehingga menghindari tambahan lemak jenuh.
- Direbus atau Dipindang
Merebus ikan dalam air atau kuah seperti pindang memungkinkan nutrisi larut dalam cairan. Jika kuahnya dikonsumsi, zat gizi seperti mineral dan vitamin B yang larut air tetap dapat dimanfaatkan tubuh.
- Dipepes
Teknik memasak khas Indonesia ini menggabungkan pembungkusan dengan daun dan proses pengukusan atau pembakaran perlahan. Suhu tidak terlalu tinggi, sehingga gizi ikan tetap terjaga dan rasanya pun kaya akan rempah.
- Dibakar dengan Suhu Rendah
Jika ingin memanggang atau membakar ikan, pastikan suhu rendah dan durasi tidak terlalu lama. Pemanggangan dengan suhu tinggi atau menggunakan arang bisa memicu pembentukan zat karsinogenik seperti hidrokarbon aromatik polisiklik (PAHs).
Jangan Terlalu Mentah, Jangan Terlalu Matang
Memasak ikan perlu memastikan bahwa mikroorganisme berbahaya telah mati, namun jangan sampai terlalu matang karena dapat menghancurkan vitamin dan lemak baik dalam ikan.
“Kalau kurang matang, ikan bisa menyebabkan keracunan karena masih ada mikroorganisme. Tapi kalau terlalu lama dimasak, gizinya bisa hilang dan rasanya jadi tengik,” ujar dr. Johannes.
Ikan adalah pilihan makanan bergizi yang sangat direkomendasikan, tapi cara mengolahnya menentukan apakah kita benar-benar mendapatkan manfaatnya.
Menghindari teknik memasak bersuhu tinggi seperti menggoreng, dan memilih metode seperti mengukus, merebus, atau dipepes, adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan.
Sudah makan ikan hari ini? Pastikan dimasak dengan cara yang tepat!
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















