
Ia juga menyoroti pentingnya langkah konkret dari pemerintah daerah dalam mengantisipasi tantangan ketersediaan sumber air baku di masa mendatang.
“Kita harus mengantisipasi masa depan, karena kondisi sumber air baku saat ini terbatas. Maka dari itu, diperlukan langkah-langkah nyata agar pengelolaan dan pengadaan air minum bisa terlaksana dan berjalan dengan baik,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim juga menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kolaborasi lintas sektor dan bentuk nyata dari komitmen Pemkot Bogor dalam menjaga keberlanjutan layanan dasar bagi masyarakat.
Sementara, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya dalam sambutanya menuturkan bahwa air bukan sekedar infrastruktur.
“Ini soal hak dasar manusia. Pemerintah daerah yang sungguh-sunguh membangun layanan air minum pantas mendapatkan penghargaan,” ucap Bima Arya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















