Waspadai Bahaya Kentang Bertunas, Bisa Ganggu Pencernaan hingga Sebabkan Keracunan

Kentang Bertunas

BOGORTODAY.COM – Kentang dikenal sebagai salah satu bahan makanan favorit yang serbaguna dan kaya manfaat.

Mulai dari direbus, digoreng, hingga dipanggang, kentang selalu berhasil menjadi sajian lezat yang disukai banyak orang.

Namun, ada satu hal penting yang sering diabaikan saat menyimpan kentang terlalu lama: tunas dan bintik hijau pada kulitnya.

Jika kamu menemukan kentang di rumah yang sudah bertunas atau terlihat kehijauan, sebaiknya jangan langsung mengolahnya tanpa pertimbangan. Meskipun tampak sepele, kondisi ini ternyata menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan.

BACA JUGA :  Dede Chandra Dorong 4 SMA/SMK Negeri Baru di Kabupaten Bogor

Apa Bahayanya Kentang Bertunas?

Kentang yang bertunas atau memiliki bintik hijau menandakan adanya peningkatan kadar glycoalkaloid, senyawa alami yang mencakup solanin dan chaconine. Dalam kadar tinggi, kedua zat ini bisa menyebabkan berbagai gangguan pencernaan seperti:

  • Mual
  • Muntah
  • Kram perut
  • Diare

Lebih jauh lagi, dalam kasus yang sangat jarang, konsumsi kentang dengan kadar racun tinggi dapat memicu keracunan serius hingga kematian, seperti dilaporkan dalam beberapa kasus medis ekstrem.

“Tunas pada kentang yang terlalu lama disimpan jadi penanda tingginya glycoalkaloid yang terkandung di dalamnya,” jelas Andrew Stolbach, ahli toksikologi dari Johns Hopkins Hospital, dikutip dari Eating Well.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

Waspadai Warna Hijau pada Kulit Kentang

Selain tunas, kulit kentang yang berubah warna menjadi hijau juga tidak boleh dianggap remeh. Warna hijau ini berasal dari klorofil, yang muncul karena paparan cahaya.

Meskipun klorofil tidak beracun, keberadaannya sering kali menandakan bahwa kadar glycoalkaloid dalam kentang juga meningkat.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================