BOGORTODAY.COM – Seorang pengendara sepeda motor berinisial F (30) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok, pada Senin dini hari (16/6/2025). Polisi menduga korban kehilangan konsentrasi akibat mengalami microsleep saat berkendara.
Kecelakaan tragis ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Raya Sawangan. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban yang mengendarai motor Honda Vario berpelat B-6692-ZAQ melaju dari arah timur menuju barat.
Saat tiba di dekat Komplek BDN, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, motor yang dikendarai korban tiba-tiba oleng dan menabrak sebuah mobil.
“Pengemudinya tidak konsentrasi. Diduga mengalami microsleep,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Metro Depok AKP Burhan, dalam keterangannya, Senin (16/6).
Korban diketahui kehilangan kendali dan melaju tak terkendali ke arah kanan jalan. Motor korban lalu membentur bagian depan hingga belakang sisi kanan mobil Honda CRV berpelat B-2235-VS yang saat itu sedang melaju di jalur berlawanan.
“Korban kehilangan kendali atas sepeda motor sehingga melaju tak terarah ke sisi kanan jalan dan membentur bagian depan hingga bagian belakang sisi kanan mobil Honda CRV,” tambah Burhan.
Akibat benturan keras tersebut, F mengalami luka parah di bagian kepala. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Apa Itu Microsleep?
Microsleep adalah kondisi di mana seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa menyadarinya, sering kali terjadi akibat kelelahan ekstrem atau kurang tidur.
Saat microsleep terjadi saat berkendara, risiko kecelakaan sangat tinggi karena hilangnya kesadaran secara mendadak.
Imbauan Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara kendaraan bermotor, untuk tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk atau lelah. Istirahat yang cukup sebelum berkendara sangat penting untuk menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab semua. Jangan abaikan kondisi tubuh, terlebih saat berkendara di malam hari atau dini hari,” tutup Burhan.
Semoga kejadian ini menjadi pengingat untuk kita semua akan pentingnya menjaga kondisi fisik sebelum berkendara.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















