BOGORTODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto hari ini dijadwalkan melakukan pertemuan penting dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, dalam rangkaian agenda Leaders’ Retreat antara Indonesia dan Singapura.
Presiden Prabowo telah tiba di Singapura sejak Minggu malam (15/6), menandai awal dari kunjungan kenegaraan yang sarat makna diplomatik.
Dalam keterangannya, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan kelanjutan dari komunikasi intensif kedua pemimpin negara yang sebelumnya berlangsung di ajang KTT ASEAN.
Pertemuan hari ini akan memfokuskan pembahasan pada hubungan bilateral dan kerja sama ekonomi dalam bentuk yang konkret.
“Pembicaraan-pembicaraan terkait hubungan bilateral kedua negara dan kerja sama dengan Singapura akan kita diskusikan dalam bentuk yang lebih tangible dan concur,” ujar Menlu Sugiono dalam keterangan resmi yang disampaikan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/6/2025).
Bahas Investasi, Ekonomi Digital, dan Penguatan Kerja Sama Regional
Pertemuan bilateral ini diharapkan melahirkan berbagai kesepakatan yang menguntungkan secara strategis bagi kedua negara, termasuk di bidang:
- Investasi dan perdagangan
- Pengembangan ekonomi digital
- Transisi energi hijau
- Pendidikan dan pelatihan vokasi
- Pertahanan dan keamanan kawasan
Singapura merupakan salah satu mitra dagang dan investor terbesar bagi Indonesia. Karena itu, forum Leaders’ Retreat menjadi kesempatan penting untuk menyusun peta jalan kerja sama jangka panjang yang adaptif terhadap dinamika global.
Pertemuan dengan Presiden Singapura
Selain bertemu dengan PM Wong, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan resmi dengan Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam di Parliament House, Singapura. Pertemuan ini menjadi simbol penghormatan diplomatik sekaligus penguatan hubungan antar-kepala negara.
Momentum Baru di Awal Pemerintahan
Kunjungan kenegaraan ini menjadi salah satu lawatan luar negeri penting pertama Prabowo sejak menjabat sebagai Presiden RI.
Kehadirannya di Singapura menunjukkan komitmen kuat untuk mempererat hubungan diplomatik dan ekonomi dengan negara-negara tetangga, khususnya di kawasan ASEAN.
Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura sendiri merupakan tradisi tahunan yang telah berlangsung sejak 2007, menjadi wadah bagi pemimpin kedua negara untuk bertukar pandangan, menyusun agenda strategis, dan menindaklanjuti berbagai kerja sama yang telah berjalan.
Dengan semakin eratnya hubungan kedua negara, diharapkan kunjungan ini mampu memperkokoh fondasi kerja sama yang bermanfaat langsung bagi rakyat Indonesia dan Singapura.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















