
“Dengan intervensi tersebut, kita berharap pengurangan tenaga kerja ini tidak berdampak besar terhadap laju pergerakan ekonomi di Kabupaten Bogor,” tandas Rudy.
Rudy mengungkapkan, kami juga telah mengalokasikan anggaran dari APBD untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat dan menanggapi dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sekaligus mempersiapkan program-program pemberdayaan bagi warga yang belum memiliki pekerjaan.
“Kami dari pemerintah tetap berupaya maksimal untuk memberikan layanan terbaik bagi para pencari kerja. Memang belum sempurna, tapi kami terus berupaya melengkapi kekurangannya,” ungkap Rudy.
Rudy menambahkan, upaya ini menjadi cerminan dari komitmen Pemkab Bogor dalam menciptakan iklim ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, seraya menjadikan Hari Jadi Bogor lebih dari sekedar seremoni, tetapi juga sebagai momentum kebangkitan dan pelayanan nyata untuk masyarakat. (*/ Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















