
Pengakuan Sopir: Mengantuk
Seorang saksi mata, Agus Mulato (40), yang berada di sekitar lokasi saat kejadian, mengatakan bahwa truk melaju pelan dari arah utara, sementara Fortuner melaju cukup kencang dari arah selatan.
“Truk dari utara pelan, Fortuner dari selatan kencang. Tiba-tiba ‘derrr’, mobil Fortuner ke kanan dan tabrakan,” ungkap Agus.
Setelah kejadian, Agus mendekati pengemudi Fortuner dan sempat berbincang. Sang pengemudi, seorang ibu-ibu, mengaku mengantuk saat mengemudi.
“Saya tanya, katanya ngantuk tapi tidak apa-apa. Cuma sendiri, tidak luka. Truk juga tidak ada luka, sopirnya sendirian juga,” tambah Agus.
Ibu-ibu pengemudi Fortuner tersebut diketahui sedang dalam perjalanan melayat ke Trucuk dari arah Gunungkidul, sementara dump truk juga berasal dari wilayah Trucuk.
Penanganan dan Imbauan
Polisi telah mengevakuasi kendaraan dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama saat merasa lelah atau mengantuk.
“Mengantuk saat mengemudi sangat berbahaya. Kami ingatkan para pengemudi agar istirahat jika lelah sebelum melanjutkan perjalanan,” tutup Brigadir Ilyas.
Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bahwa konsentrasi penuh dan kondisi fisik pengemudi sangat krusial dalam menjaga keselamatan di jalan raya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















