
“Pihak Puskesmas juga menyiagakan petugas pendamping di lokasi,” jelas James.
Ia menambahkan, penerapan Si-PREMAN menjadi salah satu wujud nyata transformasi digital di sektor layanan kesehatan primer. Inovasi ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat karena memangkas waktu tunggu dan mempermudah proses administrasi.
“Kami berharap inovasi ini bisa diadopsi juga oleh Puskesmas lain di Kabupaten Bogor, agar kualitas layanan kesehatan primer semakin merata dan modern,” tambah James.
James mengungkapkan, dengan adanya sistem pendaftaran mandiri ini, Puskesmas Leuwiliang membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif, efisien, dan berpihak pada kenyamanan pasien. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















