KASEK HARUS HATI-HATI TERHADAP ANCAMAN KDM SAAT SPMB

Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

GUBERNUR Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa tidak boleh ada praktik siswa titipan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 untuk jenjang SMA dan SMK di seluruh wilayah Jawa Barat.

Dalam pernyataannya pada Senin (9/6/2025), KDM, sapaannya, menyebut praktik siswa titipan kerap terjadi setiap tahun dan harus dihentikan secara tegas.

Tidak KDM namanya jika tidak membuat kebijakan yang luar biasa, luar biasa disini artinya bisa membuat pro dan kontra di masyarakat, yang pro wong kecil, yang berbeda dengan pemimpin yang lain, dan yang anti mainstream.

BACA JUGA :  PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing, Tebar Semangat Berbagi di Iduladha 1447 H

Selama ini sudah banyak aturan KDM yang bikin heboh, yaitu larangan murid untuk study tour, larangan murid untuk perpisahan, pengiriman murid nakal ke barak militer, larangan guru memberikan Pekerjaan Rumah (PR), membongkar bangunan rekreasi yang melanggar aturan, melarang sekolah untuk menahan ijazah peserta didik yang masih punya hutang ke sekolah dan yang ekstrim KDM memecat Kasek di Depok yang melanggar aturan untuk tidak study tour.

BACA JUGA :  Menjemput Keberkahan: Panduan Sunnah Rasulullah SAW Sebelum dan Sesudah Tidur

Bagi penulis apapun kebijakan dari KDM, asal baik, bermanfaat dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat ya penulis apresiasi serta kita dukung sesuai fungsi dan kemampuan kita masing-masing bro.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================