BOGORTODAY.COM – Program nikah massal yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta Pusat pada Sabtu, 28 Juni 2025, tampaknya tidak terlalu diminati oleh warga Kabupaten Bogor. Hingga Rabu (18/6/2025), tercatat hanya lima pasangan calon pengantin dari wilayah tersebut yang mendaftar.
Humas Kemenag Kabupaten Bogor, Dhamar Yulianto menjelaskan lima pasangan tersebut berasal dari sejumlah kecamatan, yakni Cibinong, Citeureup, Sukaraja, Ciawi, dan Gunung Putri.
“Kami mengirimkan beberapa pasangan dari Cibinong, Citeureup, Sukaraja, Ciawi, dan Gunung Putri. Jadi total ada lima pasangan calon pengantin,” kata Dhamar, Rabu (18/6/2025).
Dhamar menyebutkan, para peserta akan datang ke lokasi pernikahan massal bersama keluarga dan akan mendapatkan berbagai fasilitas dari panitia.
“Nanti akan mendapatkan beberapa fasilitas seperti mahar dan suvenir gratis. Nah, itu nanti akan disaksikan langsung oleh Menteri Agama,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendaftaran masih dibuka hingga 20 Juni 2025. Menurut Dhamar, para peserta yang telah mendaftar memang sudah berencana menikah pada tanggal tersebut.
“Itu mereka yang sudah daftar dan kebetulan di tanggal 28 Juni ya sudah, akhirnya mereka bersedia menikah mengikuti program tersebut,” ungkapnya.
Terkait persyaratan, Dhamar memastikan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dengan pernikahan pada umumnya.
“Sebenarnya syaratnya sama aja kayak pernikahan pada umumnya, cuma beda pelaksanaannya aja,” pungkasnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















