Militer Israel Tembaki Warga Gaza yang Mengantre Bantuan, 59 Orang Tewas

Kesaksian Mengenaskan

Alaa, salah satu saksi mata yang tengah mengantre bantuan, memberikan kesaksian mengerikan tentang detik-detik terjadinya insiden.

Ia mengaku bahwa kerumunan ribuan orang awalnya dibiarkan maju mendekati truk bantuan, sebelum kemudian dua peluru tank diluncurkan ke arah massa.

“Tiba-tiba, mereka membiarkan kami bergerak maju dan membuat semua orang berkumpul, lalu peluru mulai berjatuhan, peluru tank,” ujar Alaa dari Rumah Sakit Nasser. “Orang-orang sekarat, mereka dicabik-cabik, untuk mendapatkan makanan bagi anak-anak mereka.”

BACA JUGA :  3 Hal yang Bisa Menghalangi Terkabulnya Doa Menurut Islam, Jangan Diabaikan

Hari Paling Berdarah Sejak Pengiriman Bantuan Dimulai

Insiden ini tercatat sebagai hari paling berdarah sejak pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza dibuka kembali pada Mei lalu.

Dalam kondisi yang telah sangat genting akibat perang berkepanjangan dan blokade, serangan terhadap warga sipil yang tengah mengantre bantuan makanan menambah penderitaan mendalam bagi rakyat Gaza.

BACA JUGA :  Pemerintah Siapkan Lahan Kota Satelit Baru, Setiap Kawasan Minimal Seluas 200 Hektare

Komunitas internasional dan lembaga kemanusiaan pun mulai menyerukan investigasi independen atas insiden ini serta mendesak Israel untuk menjamin keselamatan warga sipil dan akses tanpa hambatan terhadap bantuan kemanusiaan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================