
Kesaksian Mengenaskan
Alaa, salah satu saksi mata yang tengah mengantre bantuan, memberikan kesaksian mengerikan tentang detik-detik terjadinya insiden.
Ia mengaku bahwa kerumunan ribuan orang awalnya dibiarkan maju mendekati truk bantuan, sebelum kemudian dua peluru tank diluncurkan ke arah massa.
“Tiba-tiba, mereka membiarkan kami bergerak maju dan membuat semua orang berkumpul, lalu peluru mulai berjatuhan, peluru tank,” ujar Alaa dari Rumah Sakit Nasser. “Orang-orang sekarat, mereka dicabik-cabik, untuk mendapatkan makanan bagi anak-anak mereka.”
Hari Paling Berdarah Sejak Pengiriman Bantuan Dimulai
Insiden ini tercatat sebagai hari paling berdarah sejak pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza dibuka kembali pada Mei lalu.
Dalam kondisi yang telah sangat genting akibat perang berkepanjangan dan blokade, serangan terhadap warga sipil yang tengah mengantre bantuan makanan menambah penderitaan mendalam bagi rakyat Gaza.
Komunitas internasional dan lembaga kemanusiaan pun mulai menyerukan investigasi independen atas insiden ini serta mendesak Israel untuk menjamin keselamatan warga sipil dan akses tanpa hambatan terhadap bantuan kemanusiaan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















