Bangun Gizi Seimbang dan Dorong Pola Konsumsi B2SA, DKP Kab. Bogor Komunitas berdikari dan Taman Edukasi Pangan di Seluruh Kabupaten Bogor

Bangun Gizi Seimbang dan Dorong Pola Konsumsi B2SA, DKP Kab. Bogor Komunitas berdikari dan Taman Edukasi Pangan di Seluruh Kabupaten Bogor

BOGORTODAY.COM – Untuk mempercepat peningkatan pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menggencarkan program edukatif dan partisipatif masyarakat.

Salah satunya melalui pembentukan komunitas “Berdikari” dan pembangunan Taman Edukasi B2SA di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan DKP Kabupaten Bogor, Rosi Yuliastini menjelaskan, bahwa upaya ini menjadi langkah strategis untuk mendorong masyarakat mengadopsi pola konsumsi pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Kami ingin meningkatkan pola konsumsi masyarakat Kabupaten Bogor agar sesuai dengan prinsip B2SA. Untuk itu, kami menyasar sekolah, ibu-ibu PKK, serta masyarakat melalui program Taman Edukasi B2SA dan pembentukan kelompok Berdikari atau Berkebun di Pekarangan Sendiri,” jelas Rosi.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

Menurutnya, setiap desa perwakilan dari 40 kecamatan menerima bantuan berupa benih sayuran (seperti bayam, kangkung, tomat, mentimun, cabai), media tanam, serta sarana prasarana sederhana seperti pacul dan garpu.

Tak hanya itu, untuk mencukupi kebutuhan protein hewani, kelompok juga mendapat bantuan ayam petelur yang hasil telurnya dikonsumsi oleh anggota kelompok, bahkan sebagian dibagikan untuk mendukung kegiatan posyandu setempat.

Melalui program ini, ia berharap dapat mewujudkan ketahanan pangan berbasis rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan yang terbatas namun produktif.

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

Model kolaboratif berbasis komunitas seperti kelompok Berdikari diyakini menjadi pendorong penting dalam membangun kesadaran pangan sehat yang berkelanjutan.

“Kami optimis, dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan lintas sektor, pola konsumsi B2SA akan menjadi budaya baru di Kabupaten Bogor,” pungkas Rosi.

Ditempat yang sama, Kader Ketahanan Pangan sekaligus komunitas “Berdikari Tani Sayur Lestari” yang berada di Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Darti menjelaskan, program ini merupakan bentuk nyata dukungan DKP berupa bantuan barang kepada kelompok tani yang sudah terbentuk. Salah satunya kelompok tani yang berada di Komplek Villa Asia.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================