BOGORTODAY.COM – Sebuah truk menabrak rangkaian kereta api (KA) Commuter Line nomor 1907 yang tengah melaju dari Stasiun Tangerang menuju Stasiun Duri pada Jumat pagi (20/6).
Insiden tersebut terjadi di jalur antara Stasiun Tangerang dan Batu Ceper, dan sempat mengganggu kelancaran perjalanan KRL di lintas Tangerang.
Dalam informasi resmi yang disampaikan oleh KAI Commuter, disebutkan bahwa KA 1907 tertemper truk di antara Stasiun Tangerang-Batu Ceper.
“KA 1907 (Tangerang–Duri) tertemper truk di antara Stasiun Tangerang–Batu Ceper,” demikian bunyi pengumuman yang dirilis KAI Commuter.
Akibat kejadian ini, perjalanan KRL lintas Tangerang mengalami gangguan selama proses evakuasi dan penanganan oleh petugas.
Rangkaian KA 1907 yang mengalami insiden dipulangkan kembali ke Stasiun Tangerang untuk menjalani pengecekan menyeluruh sebelum dioperasikan kembali melayani penumpang.
“KA 1907 (Tangerang–Duri) kembali ke Stasiun Tangerang guna dilakukan pengecekan lebih lanjut. Bagi pelanggan dengan tujuan Stasiun Duri dialihkan menggunakan KA 1909 (Tangerang–Duri). Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ungkap KAI Commuter dalam pernyataannya.
Selama proses penanganan, KAI Commuter juga memberlakukan rekayasa perjalanan. Kereta dari arah Duri hanya melayani sampai Stasiun Batu Ceper, sementara lintasan menuju Stasiun Tangerang untuk sementara tidak dilalui.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi terhadap kereta yang tertabrak telah selesai dilakukan. Namun demikian, KAI Commuter menyebut bahwa perjalanan di lintas Tangerang masih mengalami kepadatan penumpang akibat efek domino dari insiden tersebut.
“Informasi terbaru: KA 1907 (relasi Tangerang–Duri) yang sebelumnya tertemper truk di antara Stasiun Tangerang–Tanah Tinggi, saat ini telah selesai dievakuasi. Perjalanan Commuter Line Lintas Tangerang masih dalam proses penguraian kepadatan,” tulis KAI Commuter dalam pengumuman terbarunya, sekitar enam menit lalu.
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna KRL untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan dan terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















