BOGORTODAY.COM – Museum Louvre, ikon seni dan budaya dunia yang menjadi daya tarik utama Paris, terpaksa menutup pintunya pada Senin (16/6) setelah para staf melakukan mogok kerja mendadak.
Aksi ini terjadi sebagai bentuk protes atas kondisi kerja yang kian memburuk akibat membludaknya jumlah pengunjung dan kekurangan staf kronis.
Museum yang terkenal sebagai rumah bagi lukisan Mona Lisa ini merupakan museum paling banyak dikunjungi di dunia.
Tahun lalu, Louvre mencatat 8,7 juta pengunjung – lebih dari dua kali lipat kapasitas ideal yang dapat ditangani oleh infrastruktur museum.
Mogok kerja tersebut terjadi secara spontan selama rapat internal rutin pagi hari. Staf bagian depan, termasuk petugas galeri, agen tiket, resepsionis, dan keamanan, menolak kembali ke pos mereka.
Mereka menyuarakan rasa frustrasi terhadap kerumunan yang tak terkendali dan beban kerja yang makin tak manusiawi.
“Ini adalah gerakan yang dipimpin oleh agen resepsionis yang menderita karena kondisi kerja di Louvre,” ujar Sarah Sefian, perwakilan serikat pekerja CGT-Culture, seperti dikutip dari The Travel.
Sefian menjelaskan bahwa rapat bulanan yang dijadwalkan pukul 10.30 pagi berubah menjadi forum keluhan massal. Para staf menolak meninggalkan ruangan hingga manajemen tiba untuk berdialog.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















