Kepala Disdik Kabupaten Bogor Lempar Tanggung Jawab Soal Data Sekolah Rusak

BOGORTODAY.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor tampaknya tengah mengikuti ujian kesabaran tingkat dewa. Bukan karena sibuk memperbaiki sekolah-sekolah rusak, tapi karena sibuk menunggu disposisi yang tak kunjung datang.

Sejak awal Juni 2025, permintaan data terkait jumlah sekolah rusak di Kabupaten Bogor sudah diajukan secara resmi. Tapi alih-alih mendapat jawaban, yang datang justru senyap lebih hening dari ruang ujian nasional.

“Untuk permohonan data harus ditindaklanjuti dengan bersurat,” kata Jayadi, Kasie Rehab SD Sarana dan Prasarana, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor saat dikonfirmasi Senin (2/6/2025).

BACA JUGA :  PWI Kabupaten Bogor Gelar Safari Jurnalis 2026 di Cisarua, Dorong Literasi Digital Masyarakat

Namun, setelah surat itu dikirimkan keesokan harinya Selasa (3/6/2025), tidak ada balasan, tindak lanjut, apalagi data. Yang ada justru ritual baru, menunggu disposisi.

“Masih nunggu disposisi Pak Kadis, belum turun. Ini baru penggantian kepala dinas,” ujar Jayadi, Rabu (4/6/2025).

Sebulan hampir berlalu, Jayadi tampak masih bertahan di posisi ‘penjaga disposisi’ tanpa progres berarti.

“Disposisi Pak Kadis belum turun. Biasanya kalau data kerusakan sekolah, disposisinya ke bagian prolap,” ujarnya lagi, Selasa (10/6/2025).

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan, Rusliandy, punya trik lain, lempar bola ke bidang sarana prasarana.

BACA JUGA :  Peringati Hari Lingkungan Hidup, RSUD R. Moh. Noh Nur Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Lewat Biopori

“Datanya di Kabid Sarpras ya,” katanya singkat, Senin (23/6/2025). Apakah ini bentuk delegasi? Atau hanya teknik menghindar ala “pass back” di sepak bola?

Namun Rusliandy menjanjikan akan menindaklanjuti. “Oh nanti saya minta ke Pak Kabid Sarpras datanya,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan, Jayadi tetap setia di garis depan penantian, belum juga mengungkap data sekolah rusak menjelang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================