
PT SIG sendiri adalah perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang berdiri sejak tahun 2001 di Kota Bogor, bergerak di bidang jasa pengujian laboratorium (KBLI 71202). SIG juga tercatat sebagai laboratorium pertama di Indonesia yang terakreditasi ISO/IEC 17025 untuk ruang lingkup Genetically Modified Organism (GMO) oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).
“SIG Tower dirancang sebagai pusat unggulan untuk pengujian laboratorium, riset ilmiah, pelatihan SDM, dan kolaborasi lintas sektor, guna mendukung sektor pangan, lingkungan, kesehatan, farmasi, dan ketahanan hayati,” jelas Dwi.
Dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, SIG juga menggagas program pelatihan bagi pemuda dan warga sekitar untuk meningkatkan kapasitas SDM lokal agar bisa terlibat langsung dalam sektor industri laboratorium dan teknologi.
Tak hanya itu, SIG juga berkomitmen menjalankan program CSR melalui bantuan sarana prasarana seperti posyandu, tempat ibadah, fasilitas umum, pengelolaan drainase, hingga pembangunan gapura.
“Melalui pembangunan SIG Tower, kami juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, baik saat masa konstruksi maupun operasional. Ini bentuk nyata dari pemberdayaan ekonomi lokal,” ujarnya.
Dwi menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa SIG Tower akan menjadi simbol kontribusi nyata dalam pengembangan sains dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami percaya bahwa pembangunan berkelanjutan harus membawa manfaat ganda: kemajuan teknologi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















