Puasa Asyura 2025: Jadwal, Niat, dan Keutamaan Amalan di Bulan Muharram

“Puasalah pada hari Asyura, dan berbedalah kalian dari kaum Yahudi, yaitu dengan berpuasa satu hari sebelum atau sesudah hari Asyura.” (HR. Ahmad)

Karena itu, puasa Tasu’a (9 Muharram) disunnahkan untuk membedakan praktik umat Islam dengan kaum Yahudi. Para ulama seperti Imam Syafi’i dan Imam Ahmad pun menganjurkan untuk berpuasa pada 9 dan 10 Muharram.

Niat Puasa Tasu’a dan Asyura

Berikut adalah lafal niat puasa sunnah Tasu’a dan Asyura yang bisa dibaca malam hari atau sebelum fajar:

BACA JUGA :  Wardatina Mawa Ingin Perceraian Segera Tuntas, Tegaskan Keputusan Sudah Bulat

Niat Puasa Tasu’a (9 Muharram)

Nawaitu shauma ghadin min yaumi tasuu‘aa-a sunnatan lillaahi ta‘aalaa
Artinya: “Saya niat berpuasa sunnah hari Tasu’a esok hari karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Asyura (10 Muharram)

Nawaitu shauma ghadin min yaumi ‘aasyuuraa-a sunnatan lillaahi ta‘aalaa
Artinya: “Saya niat berpuasa sunnah hari Asyura esok hari karena Allah Ta’ala.”

Momentum Refleksi dan Amalan

Puasa Asyura adalah kesempatan istimewa untuk meraih ampunan Allah, meningkatkan spiritualitas, dan mengenang perjuangan para nabi dalam mempertahankan keimanan.

BACA JUGA :  Veda Ega Start dari Posisi ke-13 di Moto3 Italia 2026, Optimistis Raih Hasil Maksimal

Mari kita manfaatkan momen 9 dan 10 Muharram 1447 H (5–6 Juli 2025) ini dengan memperbanyak ibadah, introspeksi diri, dan berbuat kebaikan. Semoga Allah SWT menerima amalan kita dan menghapus dosa-dosa yang telah lalu.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================