Hore! Cigudeg Segera Miliki SMPN 3 dan SMKN, Berikut Lokasinya

BOGORTODAY.COM — Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, dalam waktu dekat akan memiliki tambahan fasilitas pendidikan berupa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Cigudeg. Rencana pembangunan kedua institusi pendidikan tersebut dijadwalkan dimulai pada tahun anggaran 2025 hingga 2026, sebagai bentuk respons terhadap tingginya kebutuhan akses pendidikan formal di wilayah tersebut.

Langkah ini tidak hanya menjawab persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang ada saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menyongsong Cigudeg sebagai calon pusat pemerintahan Bogor Barat.

Kepala Desa Cigudeg, Andi Supriyadi, mengungkapkan bahwa banyak warganya selama ini mengalami kesulitan mengakses pendidikan negeri akibat sistem zonasi dan keterbatasan kuota di SMPN 1 Cigudeg.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

“Banyak anak-anak yang tidak diterima di SMP Negeri 1 karena alasan zona. Harapan saya SMP Negeri 3 Cigudeg segera terwujud agar warga saya bisa bersekolah di sana,” ujar Andi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/6/2025).

Ia menambahkan, mayoritas pelajar di wilayahnya saat ini terpaksa melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta karena sekolah negeri lebih memprioritaskan siswa berprestasi akademik. “Yang nilainya biasa-biasa saja jadi tidak tertampung, padahal mereka juga ingin sekolah di negeri,” jelasnya.

Adapun pembangunan SMPN 3 dan SMKN Cigudeg direncanakan berdiri di atas lahan seluas 13,9 hektare, yang merupakan bagian dari area hunian tetap (huntap) yang tersisa. Pendirian dua lembaga pendidikan tersebut dinilai selaras dengan rencana strategis pengembangan kawasan, khususnya menjelang peralihan status Cigudeg sebagai pusat administratif Bogor Barat.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

 

“Kami sudah siap untuk menjadi ibu kota Bogor Barat. Semua sedang kita persiapkan. Sebagai pemerintahan desa tentu kami menyambut baik,” lanjut Andi.

Ia juga mengimbau agar masyarakat mulai menyesuaikan cara pandang dan pola pikir dalam menghadapi transformasi kawasan menjadi pusat pemerintahan regional. “Mudah-mudahan masyarakat juga merubah cara berpikir mereka karena kita akan menjadi sentral kantor pusat, pusat peradaban baru di Bogor Barat, yang akan terdiri dari 14 kecamatan,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================