BOGORTODAY.COM — Ancaman keselamatan membayangi kegiatan belajar-mengajar di SMP Negeri 1 Sukajaya, Kabupaten Bogor. Sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut mengalami keretakan serius yang diduga kuat akibat pergerakan tanah aktif di kawasan tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan dari total 12 ruang kelas yang ada, lima di antaranya mengalami kerusakan. Retakan tampak menjalar di sejumlah dinding, tiang dan lantai kelas, membuat kekhawatiran akan keselamatan siswa dan guru pengajar.
Tokoh masyarakat Kecamatan Sukajaya, Ujang Ruhyadi, turut angkat bicara mengenai kondisi ini. Ia mendesak agar pihak legislatif dan eksekutif Kabupaten Bogor segera meninjau langsung ke lokasi untuk melihat dampak kerusakan secara nyata.
“Ini bukan sekadar retakan kecil. Struktur bangunan sudah tidak layak, dan jika terus dipaksakan untuk digunakan, risikonya sangat besar. Harus ada tanggapan serius dari pemerintah,” tegas Ujang saat ditemui saat meninjau lokasi sekolah pada Rabu (25/7/2025).
Menurutnya, pembangunan kembali di lahan yang sama tidak menjadi solusi jangka panjang. Sebaliknya, Ujang yang akrab disapa Apih Ujang menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan opsi relokasi sekolah ke lokasi yang lebih aman dari ancaman pergerakan tanah.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















