Kopi Pagi: Solusi Energi atau Masalah Kesehatan?

kopi
foto: Segelas cangkir kopi dengan asap dan biji kopi di latar belakang kayu tua

BOGORTODAY.COM – Bagi sebagian orang, pagi hari terasa kurang lengkap tanpa secangkir kopi. Kebiasaan ini bahkan sudah menjadi ritual rutin. Namun, apakah ini baik untuk kesehatan?

Kopi dikenal mampu menangkal rasa kantuk dan meningkatkan fokus berkat kandungan kafein di dalamnya. Kafein mudah diserap tubuh karena sifatnya yang larut dalam air dan lemak.

Meskipun begitu, pagi bukan waktu terbaik untuk minum kopi—terutama segera setelah bangun tidur. Hal ini karena hormon kortisol, yang membantu tubuh tetap waspada dan mengatur metabolisme, sedang berada di puncaknya sekitar pukul 8–9 pagi. Mengonsumsi kopi saat itu justru bisa mengurangi efektivitas kafein.

BACA JUGA :  10 Makanan Protein Rendah Lemak untuk Turunkan Berat Badan Tanpa Kehilangan Massa Otot

Idealnya, kopi dikonsumsi setelah pukul 10 pagi, saat kadar kortisol mulai menurun dan tubuh mulai membutuhkan dorongan energi. Namun, setiap orang bisa memiliki kebutuhan waktu yang berbeda tergantung kondisi tubuhnya.

Terlalu sering mengandalkan kopi sebagai penangkal kantuk, terutama karena tekanan pekerjaan, bisa mengganggu ritme tidur dan menyebabkan gangguan seperti asam lambung. Konsumsi kafein berlebihan juga bisa merusak pola makan.

BACA JUGA :  Rutin Konsumsi Semangka Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung, Ini Penjelasannya

Lebih baik, terapkan gaya hidup sehat dengan nutrisi seimbang, waktu tidur cukup, serta tambahan multivitamin bila perlu. Dengan begitu, kamu tetap bertenaga tanpa harus bergantung terus-menerus pada kopi. (mg1)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================