Honda Minati Jorge Martin, Tapi Terkendala Status Kontrak

Jorge Martin
Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin. (Foto: X @MotorWorld21)

BOGORTODAY.COM, ASSEN – Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, menyatakan bahwa timnya tidak akan mengambil keputusan tergesa-gesa terkait rencana merekrut Jorge Martin. Meski pembalap Spanyol itu masuk dalam daftar calon kuat, Puig menegaskan bahwa Honda akan menunggu hingga status hukum kontrak Martin dengan Aprilia Racing benar-benar tuntas.

Jorge Martin menjadi pusat perhatian setelah menyatakan niat meninggalkan Aprilia Racing di pertengahan musim MotoGP 2025. Keputusan tersebut diambil menyusul sejumlah cedera dan insiden jatuh di beberapa balapan, termasuk seri keempat di Qatar.

Pembalap yang dikenal dengan julukan Martinator ini dikabarkan telah mengaktifkan klausul pelepasan dalam kontraknya, yang secara teori membebaskannya untuk bernegosiasi dengan tim lain mulai musim MotoGP 2026. Bahkan, menurut sang manajer Albert Valera, Martin tidak lagi memiliki kewajiban kontraktual dengan Aprilia.

BACA JUGA :  Resep Capcay Goreng Udang ala Restoran, Lezat dan Bergizi

Namun, pihak Aprilia Racing membantah klaim tersebut. Dalam pernyataan resminya, mereka menyatakan Martin masih terikat kontrak sampai musim 2026 berakhir, dan tidak ada dasar hukum yang memungkinkan pemutusan kontrak sepihak.

Di tengah ketidakpastian ini, Honda memilih untuk bersikap hati-hati dalam menyikapi potensi perekrutan Martin. Puig menegaskan bahwa langkah Honda hanya akan diambil apabila seluruh aspek kontrak diselesaikan sesuai aturan dan etika kompetisi.

“Saya hanya bisa mengulang apa yang saya katakan minggu lalu dan minggu sebelumnya. Kami tidak membuat kontrak dengan pembalap yang masih terikat,” ujar Puig dikutip dari Speedweek, Selasa (1/7/2025).

Ia menekankan bahwa proses negosiasi harus dilakukan secara profesional dan legal. Jika benar Martin sudah tidak terikat kontrak, maka Honda akan mempertimbangkan perekrutan.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

“Tentu saja, Martin adalah pilihan bagi kami jika dia tidak memiliki kontrak,” lanjutnya.

Puig juga mengakui belum ada kejelasan penuh mengenai status Martin saat ini, sehingga belum ada langkah konkret dari Honda.

“Saat ini, situasinya belum sepenuhnya jelas bagi kami. Kami perlu memastikan apa yang kami lakukan. Tidak ada tenggat waktu, tapi harus jelas bagaimana situasi antara Jorge dan Aprilia,” jelasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Puig kembali menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur dan etika dalam setiap langkah yang diambil oleh Honda.

“Jika dia keluar dari kontrak, maka kami akan tahu apa yang terjadi. Kami tidak terburu-buru dan harus menunggu solusinya; kami butuh bukti,” pungkasnya. (mg1)

Sumber: inews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================