Paruh Pertama Musim Mengecewakan, PBSI Targetkan Kebangkitan di Sisa Musim 2025

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. (PBSI)

BOGORTODAY.COM — Tim bulu tangkis Indonesia mencatat hasil kurang memuaskan sepanjang paruh pertama musim 2025. Dalam enam bulan pertama, tak satu pun gelar berhasil diraih dari turnamen level BWF World Tour Super 500 ke atas.

Dua gelar yang berhasil dibawa pulang hanya berasal dari turnamen level Super 300, itu pun dari sektor ganda campuran.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, mengakui performa para pemain nasional belum optimal. Ia menyebut paruh kedua musim akan menjadi tantangan besar bagi tim Indonesia.

“Enam bulan ke depan kami akan mengirimkan atlet ke turnamen sesuai kemampuan mereka, dengan target jelas yaitu meraih gelar juara,” ujar Eng Hian dalam keterangannya.

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

Menurutnya, para atlet utama belum mencapai level permainan elite, baik dari sisi teknis maupun fisik. “Masih perlu peningkatan di semua aspek,” tambahnya.

Seiring performa pemain senior yang belum maksimal, PBSI mulai menaruh harapan besar pada para pemain muda.

Nama-nama seperti Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, serta pasangan Jafar Hidayatullah / Felisha Alberta Nathania Pasaribu mulai disiapkan menjadi tulang punggung baru tim nasional.

“Di bawah mereka, kami sedang melakukan akselerasi agar mereka bisa segera naik level dan bersaing di panggung besar,” jelas Eng Hian.

Kondisi tim nasional juga diperburuk dengan cedera yang dialami beberapa pemain andalan seperti Daniel Marthin dan Leo Rolly Carnando, yang belum pulih sepenuhnya.

BACA JUGA :  Kentang: Sumber Karbohidrat Sehat yang Padat Nutrisi dan Cocok sebagai Pengganti Nasi

Kekecewaan terbaru datang dari gelaran Indonesia Open 2025 (Super 1000), di mana skuad tuan rumah kembali gagal membawa pulang gelar juara.

Capaian terbaik hanya diraih oleh pasangan Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani yang finis sebagai runner-up di sektor ganda putra.

PBSI kini berharap paruh kedua musim bisa menjadi momen kebangkitan bagi bulu tangkis Indonesia, sekaligus persiapan menuju turnamen-turnamen besar yang akan menentukan nasib di panggung internasional.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================