
Selama tiga bulan terakhir, MIKUBA telah diterapkan di sejumlah titik wilayah kerja Puskesmas Purwasari. Lebih dari 300 warga telah menerima manfaat dari produk ini melalui penyuluhan dan distribusi gratis.
“Inovasi ini disambut antusias oleh masyarakat. Selain terbukti mengurangi keluhan kulit secara signifikan, MIKUBA juga memperkuat peran serta masyarakat dalam pelayanan kesehatan berbasis komunitas,” lanjutnya.
Puskesmas Purwasari berkomitmen terus melakukan monitoring dan evaluasi melalui tim promosi kesehatan dan petugas Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) guna memastikan keberlanjutan program.
“Harapan kami, MIKUBA bukan hanya jadi produk lokal, tapi juga gerakan masyarakat untuk kembali mengenal dan memanfaatkan kekayaan tradisional Indonesia dalam menjaga kesehatan,” pungkas Sahrul.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















