
Selain untuk kegiatan koordinasi dan dukungan teknis, AHY menekankan bahwa anggaran ini juga akan digunakan untuk mempercepat proyek-proyek strategis nasional (PSN) yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa PSN yang dimaksud antara lain:
- Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa yang akan melindungi wilayah pesisir dari banjir rob dan perubahan iklim.
- Proyek Kereta Cepat Jakarta–Surabaya, yang saat ini baru sampai tahap Jakarta–Bandung.
“Giant Sea Wall harus terus dikembangkan konsepnya dan sebisa mungkin bisa segera dijalankan. Kami juga ditugaskan untuk mengawal pembangunan lanjutan kereta cepat hingga Surabaya,” terang AHY.
Upaya Cari Sumber Investasi Baru
AHY juga menyampaikan bahwa kementeriannya tidak hanya bergantung pada APBN, tetapi juga aktif mencari sumber pembiayaan alternatif melalui investasi nasional dan internasional.
“Kami bersama jajaran Kemenko Infra terus berupaya menjajaki sumber-sumber investasi baru demi mendukung pembangunan infrastruktur yang membutuhkan anggaran besar,” tutup AHY.
Dengan pengajuan tambahan anggaran ini, AHY berharap kerja kementeriannya dapat lebih optimal dalam menjalankan fungsi koordinasi pembangunan nasional, serta menjawab kebutuhan infrastruktur jangka panjang Indonesia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















