Apakah Singkong Bagus untuk Diet? Ini Jawaban dan Faktanya

BOGORTODAY.COM – Saat menjalani program diet, banyak orang mencari sumber makanan yang mengenyangkan namun tetap sehat. Salah satu bahan pangan lokal yang kerap jadi pertanyaan adalah singkong.

Murah, mudah ditemukan, dan mengenyangkan — tapi, apakah singkong benar-benar cocok untuk mendukung penurunan berat badan?

Singkong, Sumber Karbohidrat yang Kaya Manfaat

Singkong atau ubi kayu dikenal sebagai sumber karbohidrat kompleks. Banyak yang ragu mengonsumsinya saat diet karena dianggap tinggi kalori. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

Faktanya, singkong bisa menjadi bagian dari diet sehat, asalkan diolah dengan cara yang tepat dan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Singkong memiliki sejumlah keunggulan yang bisa mendukung diet, antara lain:

  • Mengenyangkan lebih lama
  • Kaya serat untuk pencernaan
  • Memperlambat penyerapan gula, sehingga membantu menstabilkan kadar gula darah
  • Alternatif sehat dibanding nasi putih atau roti putih yang lebih cepat diserap tubuh

Kandungan Gizi Singkong

Dilansir dari Medical News Today, berikut adalah nutrisi dalam 1 cangkir (160 gram) singkong yang dimasak:

  • Kalori: 306
  • Protein: 2,27 gram
  • Karbohidrat: 63,4 gram
  • Serat: 3,04 gram
  • Vitamin C: 29,1 mg
  • Kalium: 451 mg
  • Magnesium, Kalsium, Tiamin, Riboflavin, Niasin juga terkandung dalam jumlah signifikan
BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Yang menarik, singkong mengandung pati resisten, yaitu jenis pati yang tidak sepenuhnya dicerna tubuh dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan usus serta menekan nafsu makan.

Singkong dan Penurunan Berat Badan

Jawabannya adalah YA — singkong bisa menjadi pilihan baik untuk diet, dengan catatan:

  • Rendah lemak
  • Tinggi serat
  • Memberikan rasa kenyang lebih lama
  • Menyediakan energi dan nutrisi penting

Dengan mengonsumsi singkong, kamu bisa mengurangi asupan kalori berlebih dari makanan lain yang tinggi lemak atau gula.

Apalagi jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan olahraga, singkong bisa membantu menciptakan defisit kalori, kunci utama dalam proses penurunan berat badan.

Waspada: Jangan Konsumsi Singkong Mentah

Meski sehat, singkong mentah mengandung senyawa sianida yang bersifat racun. Oleh karena itu, penting untuk selalu memasaknya dengan benar sebelum dikonsumsi. Proses pemasakan akan menetralkan racun tersebut dan membuatnya aman dimakan.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Cara Mengolah Singkong untuk Diet

Untuk menu diet, pilih metode masak yang tidak menambahkan banyak lemak atau gula, seperti:

  • Direbus (paling direkomendasikan)
  • Dikukus
  • Dibakar tanpa minyak

Berikut cara sederhana mengolah singkong rebus:

  1. Kupas dan potong-potong singkong
  2. Rebus dalam air mendidih selama 15–30 menit, hingga empuk
  3. Tambahkan sedikit garam untuk rasa, tanpa tambahan minyak atau gula

Hindari memasak singkong dengan cara digoreng, ditumis, atau dibumbui santan dan gula berlebihan, karena akan menambah kalori dan lemak.

Singkong bisa menjadi bagian dari menu diet sehat. Kandungan serat, vitamin, dan pati resisten membuatnya cocok untuk menekan rasa lapar lebih lama dan menjaga kadar gula tetap stabil. Namun, seperti semua makanan, kuncinya adalah pada porsi dan cara memasaknya.

Jadi, jika kamu sedang diet dan ingin alternatif karbohidrat yang lebih mengenyangkan dan alami, singkong rebus bisa jadi pilihan tepat — sehat, hemat, dan tetap lezat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================