
Pelatih berkebangsaan Inggris itu juga menyampaikan bahwa hasil evaluasi pramusim akan menjadi dasar apakah Marselino akan tetap berada di tim utama, atau justru dipinjamkan ke klub lain demi mendapatkan lebih banyak jam terbang.
“Dan kemudian di suatu titik, jika kami tidak yakin ia akan berkembang dengan baik bersama kami, maka kami ingin meminjamkannya agar ia memainkan banyak pertandingan karena kami tahu ia pemain berbakat,” ucap Gary.
Pada musim sebelumnya, Marselino hanya sempat turun selama 13 menit bersama Oxford United di kompetisi Championship. Debut resminya tercatat pada 3 Mei 2025 dalam laga melawan Swansea City yang berakhir imbang 3-3.
Minimnya kesempatan bermain itu mendapat sorotan dari publik sepak bola Indonesia, yang mengharapkan Marselino bisa berkembang di atmosfer sepak bola Inggris. Maka dari itu, masa pramusim saat ini menjadi momen krusial baginya untuk menunjukkan kualitas dan meyakinkan pelatih.
Melihat potensi besar yang dimilikinya dan usianya yang masih muda, harapan untuk Marselino agar bisa menembus skuad utama tetap tinggi. Kini, segalanya bergantung pada penilaian tim pelatih Oxford setelah rangkaian pramusim berakhir. (mg1)
Sumber: inews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















