
Dr. Baringin juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa yang cepat melaporkan kasus ini, sehingga pihaknya bisa segera melakukan intervensi.
Saat ini, lanjut dia, jumlah pasien yang terkonfirmasi sebanyak dua orang dan keduanya dalam kondisi stabil dan berharap bisa segera pulang.
“Mudah-mudahan keduanya segera sembuh dan pulang. Kami juga akan lakukan kunjungan rumah untuk edukasi keluarga,” tambahnya.
Ia menjelaskan, penyakit DBD kerap muncul di masa peralihan musim atau pancaroba, ketika siang hari terasa panas lalu diikuti hujan. Genangan air yang timbul akibat hujan menjadi tempat ideal bagi nyamuk berkembang biak.
“Karena ini penyakit menular, pencegahan sangat penting. Jika ada kasus serupa, masyarakat diminta segera melaporkan ke petugas kesehatan agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















