Puskesmas Nanggung Terapkan Fogging, Usai 2 Warga Kalongliud Terinfeksi DBD

Puskesmas Nanggung melakukan Fogging di pemukiman padat penduduk Desa Kalongliud, Senin (7/7/2025).

BOGORTODAY.COMPuskesmas Nanggung, Kabupaten Bogor, melakukan tindakan cepat dengan menggelar fogging di wilayah Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung. Hal ini dilakukan setelah dua warga setempat dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan harus dirujuk ke RSUD Leuwiliang.

Dua warga tersebut adalah Tamin Darori (16) dari Kampung Liud dan Yusril Rizal (28) dari Kampung Bolang, Desa Kalong Liud. Keduanya mengalami gejala demam berdarah dan kini tengah menjalani perawatan medis.

Kepala Puskesmas Nanggung, dr. Baringin Manik, membenarkan adanya temuan kasus tersebut dan menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) begitu menerima laporan dari pemerintah desa.

“Kemarin Pak Lurah melaporkan ada warga yang terkena demam berdarah dan dirujuk ke rumah sakit. Setelah dilakukan PE, memang ditemukan kasus sehingga kita langsung lakukan fogging,” ujar dr. Baringin, Senin (7/7/2025).

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tindakan fogging hanyalah upaya sementara. Pencegahan yang lebih utama adalah dengan menerapkan gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, vektor pembawa virus DBD.

“Yang paling penting sebenarnya adalah gerakan 3M. Menguras, menutup, dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan. Itulah cara terbaik mencegah penularan lebih lanjut,” jelasnya.

Dr. Baringin juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa yang cepat melaporkan kasus ini, sehingga pihaknya bisa segera melakukan intervensi.

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Saat ini, lanjut dia, jumlah pasien yang terkonfirmasi sebanyak dua orang dan keduanya dalam kondisi stabil dan berharap bisa segera pulang.

“Mudah-mudahan keduanya segera sembuh dan pulang. Kami juga akan lakukan kunjungan rumah untuk edukasi keluarga,” tambahnya.

Ia menjelaskan, penyakit DBD kerap muncul di masa peralihan musim atau pancaroba, ketika siang hari terasa panas lalu diikuti hujan. Genangan air yang timbul akibat hujan menjadi tempat ideal bagi nyamuk berkembang biak.

“Karena ini penyakit menular, pencegahan sangat penting. Jika ada kasus serupa, masyarakat diminta segera melaporkan ke petugas kesehatan agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================