Gagal Menyalip, Angkot Tabrak Tiga Motor di Cileungsi: Enam Orang Luka

BOGORTODAY.COM – Enam orang mengalami luka-luka dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol, tepatnya di Kampung Panangga RT 03 RW 06, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Senin (7/7/2025) sore.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.40 WIB dan melibatkan sebuah angkot berjenis Suzuki Carry bernomor polisi F 1968 FN yang saat itu sedang melaju dari arah Cileungsi menuju Jonggol. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, sopir angkot diduga berusaha menyalip truk di depannya. Namun, manuver tersebut gagal, hingga akhirnya angkot oleng dan menabrak tiga sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

“Tiba-tiba kendaraan angkot bergerak ke kanan dan menabrak tiga motor yang sedang melaju di jalurnya,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya, saat dikonfirmasi.

Tiga sepeda motor yang menjadi korban tabrakan tersebut terdiri dari satu unit Honda Beat bernomor polisi F 6805 FF, Yamaha Vega W 5033 UA, dan Honda Beat Street F 5840 WBH. Ketiga pengendara motor langsung terjatuh dan mengalami luka-luka cukup serius.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Mereka pun segera dilarikan ke RSUD RH Satibi untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi yang diterima, pengendara Honda Beat berinisial PHN mengalami luka terbuka di bagian jari kaki kanan. Sementara RSL, pengendara Yamaha Vega, mengalami patah tulang pada kaki kanan. Sedangkan SNH, pengendara Honda Beat Street, mengalami cedera cukup parah berupa patah tulang di tangan dan kaki kanan, serta luka robek di pelipis mata kiri.

Tak hanya pengendara motor, tiga penumpang angkot juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Penumpang bernama MAP mengalami luka robek di bagian dahi, dagu, dan leher. Sementara FS menderita luka memar di kepala serta luka terbuka di tangan kanan. Korban ketiga, ESK, mengalami memar di bagian tangan kanan.

BACA JUGA :  Lari Pagi atau Lari Sore, Mana yang Lebih Baik? Ini Perbedaan Manfaatnya untuk Tubuh

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat. Polisi juga mencatat kerugian materi akibat kecelakaan ini mencapai sekitar Rp10 juta.

Ipda Ferdhyan menegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk untuk mengetahui secara pasti penyebab angkot oleng saat mencoba menyalip truk.

“Kami imbau kepada seluruh pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalur yang ramai kendaraan dan jangan memaksakan menyalip jika situasi tidak memungkinkan,” tutupnya.(mg2)

Sumber: bogorupdate.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel      

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================