DISCLAIMER: Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat.
BOGORTODAY.COM – Tragedi menggemparkan terjadi di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Seorang wanita berinisial DH (38) ditemukan tak bernyawa di kontrakannya dalam kondisi tergantung. Korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya setelah dua hari tidak memberikan kabar.
Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, menjelaskan bahwa keluarga korban sudah mencoba menghubungi DH sejak Sabtu (5/7/2025), namun tak mendapatkan respons.
“Jadi waktu itu Sabtu keluarganya menghubungi dia, tapi nggak diangkat-angkat,” ujar Iwan saat dikonfirmasi, Selasa (8/7/2025).
Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari
Karena tidak mendapat kabar, keluarga korban memutuskan untuk mendatangi kontrakan DH pada Senin (7/7). Saat tiba di lokasi, pintu kontrakan dalam keadaan terkunci. Keluarga pun sempat pulang dan kembali lagi bersama orang tua korban.
“Akhirnya orang tuanya sendiri ke kontrakannya itu,” lanjut Iwan.
Ketika berada di depan pintu, orang tua korban mencium aroma tidak sedap dari dalam kontrakan. Setelah berhasil masuk, mereka mendapati DH telah meninggal dunia dalam posisi tergantung.
Diduga Sudah Meninggal Dua Hari
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban kemungkinan sudah meninggal sekitar dua hari sebelumnya.
“Indikasinya sudah dua hari yang lalu kejadiannya meninggalnya,” kata Iwan.
DH diketahui tinggal seorang diri di kontrakan tersebut. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga dugaan kuat mengarah pada kasus bunuh diri.
Diduga Alami Depresi
Pihak keluarga menyampaikan kepada polisi bahwa korban kemungkinan mengalami tekanan mental atau depresi sebelum kejadian tragis ini.
“Yang jelas kalau kita ke TKP, tidak mendapatkan tanda-tanda kekerasan. Indikasi dari keluarga kemungkinan depresi,” tutup Kompol Iwan.
Penanganan dan Dukungan Psikologis
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesehatan mental dan perlunya dukungan sosial bagi orang-orang terdekat yang mungkin sedang berjuang dalam diam. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tekanan mental, jangan ragu untuk mencari bantuan dari tenaga profesional atau lembaga terkait.
Layanan konseling dan hotline kesehatan jiwa kini tersedia di berbagai platform. Bantuan pertama bisa dimulai dengan mendengarkan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















