
Dengan adanya pendampingan dari Kejaksaan, diharapkan pengelolaan keuangan desa dapat lebih transparan dan akuntabel.
“Tentunya dengan adanya pendampingan dari Kejaksaan ini akan lebih terarah lagi dan lebih dapat dipertanggungjawabkan lebih baik lagi oleh kami,” bebernya.
Dalam kegiatan ini, para operator keuangan desa juga menyampaikan beberapa kesulitan dalam menggunakan aplikasi Jaksa Garda Desa, seperti kesulitan login dan loading yang terkendala sinyal. Namun, Paguyuban Kepala Desa Se-Wilayah Bogor Barat menargetkan bahwa dalam satu minggu, seluruh desa di wilayah Bogor Barat akan memasukan data keuangan ke aplikasi Jaksa Garda Desa.
“Alhamdulillah, seluruh operator keuangan desa dari 165 desa hadir dalam kegiatan ini, dan kami berharap dengan adanya Jaksa Garda Desa, pengelolaan keuangan desa dapat lebih baik dan transparan,” ungkap Jani Nurjaman.
Dengan adanya kegiatan Jaksa Garda Desa, diharapkan pengelolaan keuangan desa dapat lebih efektif dan efisien, serta dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















