Bayi 10 Bulan Alami Kerusakan Otak, Orang Tua Dipenjara akibat Praktik Ekstrem Vegan

Bayi

BOGORTODAY.COM – Seorang Bayi laki-laki berusia 10 bulan mengalami kerusakan otak permanen dan kini tidak bisa berjalan, berbicara, maupun melihat, setelah orang tuanya melakukan praktik ekstrem berupa sauna panas dan mandi air es. Bayi tersebut adalah anak dari pasangan John Gonzalez (38) dan Jaqueline Navarro (45), yang diketahui menganut gaya hidup vegan secara ketat.

Kasus ini terungkap setelah sang bayi dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Jaksa penuntut menyebutkan bahwa bayi tersebut tampak pucat, sangat kurus, dan menunjukkan kondisi katatonik—suatu gangguan serius pada sistem motorik yang menyebabkan tubuh kaku dan tidak merespons.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

Tim medis menemukan bahwa bayi itu mengalami kadar gula darah yang sangat rendah, kekurangan oksigen (hipoksia), dan kejang berkepanjangan. Dokter unit gawat darurat mendapati kondisi tersebut sangat membahayakan nyawa.

Menurut keterangan jaksa, orang tua bayi tersebut tidak pernah memberinya ASI maupun susu formula. Mereka percaya bahwa susu bersifat “beracun” dan memilih untuk tidak memberikannya makanan bergizi. Bahkan, Gonzalez menolak berbagai prosedur medis penyelamatan nyawa dan menyatakan keyakinannya bahwa kondisi kelaparan bisa membawa penyembuhan.

BACA JUGA :  Terbungkus Handuk Cokelat, Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Semak-semak

Jaksa Wilayah Orange County, California, menyebutkan bahwa keduanya kini telah dijatuhi hukuman atas tuduhan penganiayaan dan membahayakan keselamatan anak, termasuk menyebabkan luka serius pada anak di bawah usia lima tahun.

Dalam proses hukum, terungkap bahwa nenek dari pihak ayah telah beberapa kali melaporkan kondisi cucunya kepada pihak berwenang. Setelah kejadian tragis tersebut, nenek sang anak diberi hak asuh. Saat ini, anak tersebut telah berusia lima tahun, namun mengalami dampak permanen akibat kelalaian di masa bayi.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================