Indonesia Punya Potensi Besar Minyak Atsiri, Tapi Hilirisasi Masih Lemah

Selain itu, tantangan lain adalah belum adanya jaminan ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan dan berstandar tinggi. Petani dan produsen kecil seringkali mengalami kesulitan dalam menjaga kualitas dan kontinuitas produksi karena terbatasnya infrastruktur serta pendampingan teknis. Tak hanya itu, akses ke pasar global juga masih menjadi hambatan akibat keterbatasan sertifikasi, promosi, dan daya saing harga.

Rum juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, SDM yang memahami proses pengolahan, pengemasan, pemasaran, hingga ekspor produk hilir minyak atsiri masih sangat terbatas. Maka dari itu, dibutuhkan pelatihan dan program pemberdayaan secara menyeluruh.

BACA JUGA :  Bupati Cup 2026 Meriahkan HJB ke-544, 196 Peserta Adu Skill Biliar di Kabupaten Bogor

Sebagai langkah konkret, Kemenperin berkomitmen untuk menerapkan kebijakan industri yang inklusif dan berkelanjutan, dengan pendekatan dari hulu ke hilir. Program ini akan mencakup penguatan kelembagaan petani minyak atsiri, penyediaan fasilitas produksi skala kecil dan menengah, sertifikasi produk, dan kemitraan dengan pelaku industri besar maupun lembaga riset.

“Pengembangan industri minyak atsiri harus dipandang sebagai upaya strategis untuk memperkuat ekonomi nasional. Bukan hanya untuk ekspor, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan domestik yang kian meningkat terhadap produk-produk berbasis bahan alami,” tutup Rum.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Bogor Tepis Tudingan Intervensi Proses SHGB PT BSS

Dengan strategi hilirisasi yang tepat, Indonesia tidak hanya akan menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga pelaku utama dalam rantai nilai global minyak atsiri. Potensi untuk menjadi pusat produksi dan inovasi produk berbasis minyak atsiri terbuka lebar, selama didukung oleh regulasi, riset, dan kolaborasi lintas sektor yang kuat.(mg2)

Sumber: kompas.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel      

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================