
“Saya juga tahu stafnya juga baru. Jadi, saya perlu memahami ide-idenya dan mencoba membantu tim,” tambah bek naturalisasi tersebut.
Jordi diharapkan mampu memberikan kontribusi besar untuk memperbaiki performa lini belakang Persija yang musim lalu belum konsisten. Selain tampil sebagai bek tangguh, ia juga dinilai bisa memberikan pengaruh positif sebagai mentor bagi pemain-pemain muda berkat pengalamannya bermain di Eropa.
Manajemen Persija menaruh harapan tinggi terhadap Jordi untuk membantu tim mewujudkan target utama di musim ini: menjadi juara Super League 2025–2026. Terakhir kali tim Macan Kemayoran meraih gelar juara Liga 1 adalah di musim 2018.
Pada musim sebelumnya, Persija hanya mampu finis di posisi ketujuh klasemen akhir Liga 1 2024–2025 dengan koleksi 51 poin dari 34 laga, terdiri dari 14 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 11 kali kalah.
Catatan statistik musim lalu menunjukkan Persija mencetak 47 gol dan kebobolan 38 kali. Angka tersebut menjadi fokus evaluasi untuk musim baru, yang kini ditandai dengan kedatangan nama-nama berpengalaman seperti Jordi Amat. (mg1)
Sumber: inews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















