
Kekalahan dari Thailand membuat jalan Indonesia untuk menjadi juara SEA V League 2025 semakin berat. Pasalnya, satu kekalahan berarti Indonesia harus meraih poin penuh di tiga laga tersisa pada leg pertama, yaitu menghadapi Kamboja, Vietnam, dan kembali melawan Kamboja.
Laga melawan Vietnam menjadi krusial. Meski sempat menang atas Vietnam 3-2 di AVC Nations Cup 2025 bulan lalu, kemenangan itu hanya bernilai dua poin dalam sistem klasemen turnamen ini.
Untuk tetap bersaing menjadi juara, Timnas Indonesia tidak hanya harus menang atas Vietnam dan Kamboja, tetapi juga wajib membalas kekalahan dari Thailand di leg kedua yang akan digelar di Jakarta.
Fokus dan Konsistensi Jadi Kunci
SEA V League 2025 menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk mengasah kekuatan jelang turnamen besar seperti Asian Games dan Kejuaraan Voli Asia. Asisten pelatih menekankan pentingnya meningkatkan konsistensi dan fokus di setiap laga.
“Kami akan terus evaluasi agar para pemain bisa tampil lebih maksimal. Ini belum selesai,” tutup Erwin Rusni.
Dengan semangat juang yang masih tinggi, para pemain diharapkan bisa bangkit dan tampil lebih solid dalam pertandingan selanjutnya.
Timnas Voli Indonesia masih punya peluang, selama mampu memperbaiki performa dan menjaga determinasi hingga akhir turnamen.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















