
Sally mengingatkan bahwa pada lansia, RSV bisa memperparah kondisi jantung dan menyebabkan rawat inap:
“Lansia dengan komplikasi jantung dan pasien gagal jantung memiliki risiko rawat inap akibat RSV tujuh kali lebih tinggi,” tegasnya.
Gejala Mirip Influenza dan COVID-19
Yang membuat situasi semakin rumit, ketiga virus ini menunjukkan gejala yang sangat mirip, seperti:
- Pilek dan batuk
- Demam dan menggigil
- Sakit tenggorokan
- Sakit kepala
- Mengi (napas berbunyi)
- Hingga kesulitan bernapas
Gejala-gejala tersebut sering kali membuat masyarakat menganggapnya sebagai flu biasa, padahal bisa jadi gejala awal infeksi berat, terutama RSV yang bisa menjalar hingga ke paru-paru dan menyebabkan bronkiolitis atau pneumonia.
Pentingnya Deteksi Dini dan Perlindungan
Menghadapi ancaman tripledemic, masyarakat diimbau untuk:
- Menjaga imunitas tubuh melalui pola hidup sehat
- Menghindari kerumunan dan menjaga kebersihan
- Segera periksa ke dokter jika mengalami gejala flu berat
- Lakukan vaksinasi sesuai rekomendasi, termasuk vaksin influenza dan COVID-19 bagi kelompok berisiko tinggi
Tripledemic menjadi peringatan penting bahwa pandemi belum benar-benar berakhir, dan risiko penyakit infeksi terus mengintai.
Masyarakat perlu lebih waspada terhadap ancaman virus RSV yang belum banyak dikenal namun sama berbahayanya dengan COVID-19 dan influenza.
Deteksi dini dan perlindungan kesehatan adalah langkah kunci untuk mencegah dampak fatal, terutama pada kelompok rentan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














