
Transaksi senjata ini memperlihatkan betapa eratnya hubungan antara Teheran dan Beijing dalam bidang pertahanan dan ekonomi.
Hubungan militer antara kedua negara ini sejatinya bukan hal baru. Pada akhir 1980-an, ketika Iran masih terlibat dalam perang dengan Irak, negara tersebut pernah menerima rudal jelajah HY-2 Silkworm dari China melalui Korea Utara. Rudal tersebut kemudian digunakan Iran untuk menyerang Kuwait serta kapal tanker berbendera Amerika Serikat dalam konflik yang dikenal sebagai Perang Tanker.
Selain itu, pada tahun 2010 juga sempat beredar laporan bahwa Iran memperoleh sistem rudal anti-pesawat HQ-9 dari China.
China sendiri diketahui telah menjual sistem pertahanan udara seperti HQ-9 dan HQ-16 ke sejumlah negara lain, termasuk Pakistan dan Mesir, menunjukkan bahwa Beijing merupakan salah satu pemasok utama sistem persenjataan di kawasan tersebut.(mg2)
Sumber: cnnindonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















