Jelang Tahun Ajaran Baru, Pelajar di Parung dan Ciseeng Dilarang Keluar Malam Hari

BOGORTODAY.COM – Menyambut tahun ajaran baru, Pemerintah Kecamatan Parung dan Ciseeng, Kabupaten Bogor, mulai menegakkan aturan jam malam bagi para pelajar.

Aturan ini merujuk pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat yang mulai berlaku sejak 1 Juni 2025, yang membatasi aktivitas pelajar di luar rumah mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

Plt Camat Ciseeng sekaligus Camat Parung, Adhi Nugraha, menyampaikan bahwa Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Parung dan Ciseeng telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di dua wilayah tersebut.

“Forkopimcam Parung dan Ciseeng sudah melakukan sosialisasi mengenai surat edaran Gubernur Jawa Barat tentang penerapan jam malam bagi pelajar,” ujar Adhi kepada wartawan, Jumat (11/7/2025).

Adhi menambahkan bahwa pihak sekolah akan diminta menyampaikan aturan tersebut kepada para orang tua murid dalam rapat-rapat sekolah yang akan digelar menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

BACA JUGA :  Resep Bolu Gula Merah Kukus Tanpa Telur, Lembut, Manis, dan Mekar Sempurna

“Sekolah akan menyampaikan kepada orang tua murid agar aturan ini bisa dipahami dan dipatuhi. Harapannya, tidak ada lagi pelajar yang berkeliaran di malam hari,” tuturnya.

Cegah Tawuran dan Kenakalan Remaja

Penerapan jam malam ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya tawuran antar pelajar dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi saat malam hari.

“Jika ada pelajar yang kedapatan berkeliaran di malam hari tanpa alasan yang jelas, maka kami akan melakukan penertiban,” tegas Adhi.

Menurutnya, pembatasan aktivitas malam bukan semata-mata melarang, melainkan bentuk perlindungan terhadap anak-anak dan remaja dari potensi bahaya di luar rumah.

Patroli Gabungan Akan Digelar

Guna memastikan penerapan aturan berjalan optimal, pihak kecamatan akan melakukan patroli gabungan bersama Polsek, Satpol PP, Koramil Parung, dan pihak sekolah.

BACA JUGA :  Dede Chandra Dorong 4 SMA/SMK Negeri Baru di Kabupaten Bogor

“Persoalan ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga orang tua, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.

Adhi mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga generasi muda agar lebih fokus pada pendidikan dan terhindar dari pengaruh negatif lingkungan.

“Saya berharap anak-anak pelajar bisa tetap berada di rumah pada malam hari dan menggunakan waktunya untuk hal-hal yang positif,” pungkasnya.

Dengan penegakan aturan ini, Forkopimcam berharap tahun ajaran baru bisa dimulai dengan suasana yang lebih tertib, aman, dan kondusif bagi para pelajar dan warga.***

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================