Jumlah Penduduk Indonesia Tembus 286,69 Juta Jiwa di Semester I-2025, DBPK Jadi Strategi Menuju Indonesia Emas

Data Penduduk Jadi Kunci Pemerataan Layanan Dasar

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menambahkan bahwa data kependudukan yang akurat akan sangat menentukan dalam perencanaan kebutuhan dasar masyarakat.

“Dengan data penduduk yang baik, kita bisa tahu berapa banyak sekolah, puskesmas, guru, dokter, hingga buku yang dibutuhkan. Semua hanya bisa direncanakan dengan dasar kependudukan yang kuat,” tegas Rachmat.

Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk menjadikan DBPK sebagai rujukan dalam pembangunan nasional berbasis manusia.

BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

Menuju Indonesia Emas 2045, Mulai dari Basis Data yang Akurat

DBPK 2025–2045 diharapkan bukan hanya menjadi dokumen formal, melainkan juga instrumen nyata untuk menjawab tantangan demografi Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, pembangunan ke depan dituntut untuk lebih adaptif, inklusif, dan berbasis data.

Pemerintah pusat bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah didorong aktif menggunakan data kependudukan dalam perumusan program dan kebijakan, agar pembangunan lebih tepat sasaran dan berkeadilan.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Peningkatan jumlah penduduk adalah tantangan sekaligus peluang. Dengan strategi dan data yang tepat, Indonesia bisa mewujudkan visi besar sebagai negara maju pada 2045.***

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================