
Data Penduduk Jadi Kunci Pemerataan Layanan Dasar
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menambahkan bahwa data kependudukan yang akurat akan sangat menentukan dalam perencanaan kebutuhan dasar masyarakat.
“Dengan data penduduk yang baik, kita bisa tahu berapa banyak sekolah, puskesmas, guru, dokter, hingga buku yang dibutuhkan. Semua hanya bisa direncanakan dengan dasar kependudukan yang kuat,” tegas Rachmat.
Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk menjadikan DBPK sebagai rujukan dalam pembangunan nasional berbasis manusia.
Menuju Indonesia Emas 2045, Mulai dari Basis Data yang Akurat
DBPK 2025–2045 diharapkan bukan hanya menjadi dokumen formal, melainkan juga instrumen nyata untuk menjawab tantangan demografi Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, pembangunan ke depan dituntut untuk lebih adaptif, inklusif, dan berbasis data.
Pemerintah pusat bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah didorong aktif menggunakan data kependudukan dalam perumusan program dan kebijakan, agar pembangunan lebih tepat sasaran dan berkeadilan.
Peningkatan jumlah penduduk adalah tantangan sekaligus peluang. Dengan strategi dan data yang tepat, Indonesia bisa mewujudkan visi besar sebagai negara maju pada 2045.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















