
BOGORTODAY.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Sragen–Ngawi, tepatnya di wilayah Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Insiden maut ini terjadi pada Jumat (11/7/2025) dini hari sekitar pukul 03.35 WIB dan menyebabkan satu orang tewas di tempat serta satu korban lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Sragen, IPTU Kukuh Tirto Satria Leksono, membenarkan kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa nahas ini melibatkan Bus Sugeng Rahayu, truk Hino, dan sebuah sepeda motor.
“Iya, kecelakaan melibatkan bus Sugeng Rahayu, truk, dan sepeda motor di Jalan Sragen–Ngawi tadi pagi pukul 03.35 WIB,” ujar Kukuh.
Menurut keterangan polisi, Bus Sugeng Rahayu dan truk Hino melaju searah dari barat ke timur, dengan posisi bus berada di belakang truk.
Sementara itu, sepeda motor yang dikendarai oleh Setiawan Nur Fauzi (25) bersama pemboncengnya FW (18) melaju dari arah berlawanan, yakni dari timur ke barat.
Ketika berada di lokasi kejadian, bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan oleh Dio Pradana (27) mencoba mendahului truk di depannya. Namun, dari arah berlawanan, sepeda motor sudah mendekat.
“Karena jarak yang terlalu dekat dan tidak memungkinkan, bus kemudian membanting setir ke kiri. Akibatnya bus menabrak truk dan mengenai sepeda motor dari arah berlawanan,” jelas Kukuh.
Korban dan Penanganan
Akibat tabrakan keras tersebut, pengendara sepeda motor, Setiawan Nur Fauzi, mengalami pendarahan hebat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara pemboncengnya, FW (18), mengalami luka-luka serius dan saat ini masih dirawat intensif di RSUD Sragen.
Sementara pengemudi bus dan truk tidak dilaporkan mengalami luka fisik, namun kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Sragen.
Imbauan Kepolisian
IPTU Kukuh Tirto mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan besar dan angkutan umum, untuk mengutamakan keselamatan dan memperhatikan jarak pandang serta kondisi lalu lintas sebelum melakukan manuver, seperti menyalip kendaraan lain.
“Kami mengingatkan para pengemudi untuk tidak memaksakan diri menyalip dalam kondisi lalu lintas yang tidak aman. Kecelakaan bisa berakibat fatal dan merenggut nyawa orang lain,” pungkasnya.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas fatal di jalur nasional Sragen–Ngawi, yang dikenal sebagai jalur padat dengan lalu lintas campuran antara kendaraan pribadi, angkutan umum, dan kendaraan berat.
Masyarakat diimbau lebih waspada saat berkendara, terutama di malam hingga dini hari ketika visibilitas menurun.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















