
Penjelasan ini dikutip dari Fathul Qorib dan dikuatkan dalam buku Memahami Ilmu Fikih Perspektif Kitab Fathul Qorib oleh Machnunah Ani Zulfah dkk.
Sholat Jumat bagi Musafir
Bagi yang sedang dalam perjalanan jauh (musafir), mayoritas ulama menyatakan tidak wajib sholat Jumat. Ia cukup menggantinya dengan sholat Zuhur.
Namun, menurut mazhab Syafi’i, jika seorang musafir bermukim selama empat hari atau lebih di suatu tempat, maka ia tetap wajib menghadiri sholat Jumat, kecuali jika bepergian sebelum waktu fajar.
Tata Cara Lengkap Sholat Jumat
Dikutip dari buku Pedoman dan Tuntunan Shalat Lengkap karya Abdul Kadir Nuhuyanan dkk, berikut tahapan pelaksanaan sholat Jumat:
- Khatib berdiri dan memberi salam saat masuk waktu sholat.
- Azan dikumandangkan, khatib duduk sejenak.
- Khutbah pertama dimulai dengan pujian, syahadat, sholawat, dan pembacaan ayat Al-Qur’an, lalu ceramah.
- Khutbah kedua disampaikan setelah khatib duduk sejenak. Diakhiri dengan doa.
- Iqamah dikumandangkan.
- Sholat Jumat dua rakaat dilaksanakan secara berjamaah dengan suara keras (jahr).
- Sholat Jumat wajib bagi laki-laki muslim yang tidak sedang uzur atau bepergian jauh.
- Jika masbuk dan hanya mendapatkan rakaat kedua, maka wajib menggantinya dengan sholat Zuhur empat rakaat.
- Musafir boleh meninggalkan sholat Jumat dan menggantinya dengan Zuhur, kecuali jika berniat menetap beberapa hari.
- Sholat Jumat sah jika dilaksanakan berjamaah, mendengarkan khutbah, dan memenuhi syarat sah sholat.
Jagalah waktu dan kesungguhan dalam menjalankan ibadah Jumat, karena ia merupakan salah satu kewajiban utama dalam agama Islam.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















